Tulisan kali ini membahas hal yang sama persis dengan tulisan sebelumnya yakni tentang ICA. Letak perbedaannya adalah pada tulisan sebelumnya (bisa dilihat di link ini) saya menggunakan Octave. Sedangkan pada kesempatan kali ini saya mencoba menggunakan Python. Jadi, isi tulisan kali ini hanya berisi pengaplikasian Python code pada ICA saja tanpa disertai dengan penjelasan terkait ICA itu sendiri. Tidak ada alasan khusus kenapa saya menuliskan ICA menggunakan Python meski sangat banyak sekali code tentang ICA di internet yang lebih cepat dan efisien. Ini hanyalah sekedar tulisan seorang "beginner" yang sedang belajar tentang Python untuk Scientific Computing. Oke let's start!
Showing posts with label Independent Component Analysis. Show all posts
Showing posts with label Independent Component Analysis. Show all posts
11/21/2015
1/28/2015
Independent Component Analysis (ICA) menggunakan Octave
Di signal processing, ICA adalah salah satu metode komputasi numerik untuk memisahkan sumber-sumber independen atau sinyal-sinyal independen yang tercampur secara linier dan sinyal tersebut direkam oleh beberapa sensor. Ada banyak algoritma yang digunakan untuk ICA dan salah satu algoritma yang efisien and cukup populer adalah FastICA yang ditemukan oleh Aapo Hyvärinen. Algoritma ini dibangun berdasarkan fixed-point iteration scheme dengan memaksimalkan non-Gaussianity sebagai parameter untuk mengukur independensi suatu sinyal dan dapat juga diturunkan dari pendekatan iterasi newton.
Cukup komplek jika kita harus menurunkan persamaan ICA, namun cukup mudah untuk menuliskannya dalam Octave. Bahasan Kali ini, kita akan mencoba menuliskan algoritma ICA menggunakan Octave dan mengujinya dengan memisahkan sinyal-sinyal yang tercampur secara linier.
Subscribe to:
Posts (Atom)